PT Batubara Selaras Sapta menjalankan kegiatan penambangan batubara dengan pendekatan yang terencana, berbasis data teknis, serta mengutamakan keselamatan kerja, kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan penambangan PT Batubara Selaras Sapta dilaksanakan menggunakan metode tambang terbuka (open pit), yang disesuaikan dengan kondisi geologi, karakter lapisan batubara, serta faktor keselamatan dan efisiensi operasional.
Penambangan dilakukan secara bertahap dan terkontrol, dimulai dari area prioritas yang telah melalui proses eksplorasi dan evaluasi teknis, untuk memastikan kelayakan produksi dan pengelolaan risiko yang optimal.
Metode open pit dipilih karena:
Karakter endapan batubara yang relatif dangkal
Kemiringan lapisan yang memungkinkan penambangan terbuka
Efisiensi biaya operasional
Kemudahan pengendalian keselamatan dan lingkungan
Proses penambangan meliputi:
Pengupasan lapisan penutup (overburden removal)
Pengambilan batubara (coal getting)
Pengangkutan batubara ke area penimbunan sementara (ROM stockpile)
Blok Penambangan Prioritas
Saat ini, kegiatan penambangan difokuskan pada blok-blok prioritas yang telah melalui tahap eksplorasi lanjutan dan trial produksi, termasuk:
Area dengan ketebalan lapisan batubara yang ekonomis
Area dengan tingkat kepastian geologi yang memadai
Area dengan akses logistik yang efisien
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk:
Mengoptimalkan hasil produksi
Mengendalikan stripping ratio
Menyesuaikan rencana tambang secara dinamis
Peralatan Penambangan
Kegiatan penambangan didukung oleh kombinasi peralatan utama, antara lain:
Excavator dan shovel untuk kegiatan penggalian
Dump truck untuk pengangkutan material
Peralatan pendukung untuk perawatan jalan tambang dan area kerja
Pemilihan alat disesuaikan dengan:
Kondisi medan
Kapasitas produksi yang direncanakan
Standar keselamatan dan efisiensi operasional
Pengendalian Produksi
PT Batubara Selaras Sapta menerapkan sistem pengendalian produksi untuk memastikan:
Kesesuaian volume produksi dengan rencana kerja (RKAB)
Stabilitas kualitas batubara
Efisiensi penggunaan sumber daya
Setiap tahapan penambangan diawasi oleh tim teknis berpengalaman untuk menjaga konsistensi dan keandalan operasi.
Penambangan yang Aman dan Patuh Regulasi
Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan penambangan. BSS menerapkan prosedur kerja yang mengacu pada:
Peraturan keselamatan pertambangan nasional
Standar K3 pertambangan
Pengawasan operasional yang berkelanjutan
Setiap aktivitas penambangan dilaksanakan dengan pengendalian risiko yang ketat untuk melindungi pekerja, aset, dan lingkungan sekitar.
Penambangan dengan Pendekatan Berwawasan Lingkungan
Dalam kegiatan penambangan, perusahaan berkomitmen untuk:
Mengelola material sisa tambang secara bertanggung jawab
Mengendalikan dampak lingkungan selama operasi berlangsung
Menyiapkan langkah reklamasi secara bertahap sesuai rencana tambang
Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen BSS terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan.