Blok 10–11 merupakan salah satu area eksplorasi strategis PT Batubara Selaras Sapta yang menunjukkan potensi endapan batubara signifikan dengan ketebalan seam relatif besar. Kedua blok ini secara geologi diperkirakan berada pada satu sistem lapisan batubara yang sama, sehingga memberikan peluang pengembangan tambang yang terintegrasi.
Kegiatan eksplorasi di Blok 10–11 difokuskan untuk memastikan kontinuitas seam, kualitas batubara, serta estimasi cadangan yang layak dikembangkan sebagai area produksi.

Lokasi: Wilayah konsesi PT BSS, Kalimantan Timur
Karakter Geologi:
Struktur geologi di Blok 10–11 tergolong kompleks, dengan kemiringan lapisan relatif curam dan variasi ketebalan seam. Meskipun demikian, hasil eksplorasi menunjukkan keberadaan seam batubara yang cukup konsisten dan bernilai ekonomis.
Lapisan batubara di Blok 10 dan Blok 11 diperkirakan merupakan seam yang sama, dengan arah penyebaran (strike) dan kemiringan lapisan yang saling berkaitan.
Blok 10
Ditemukan 1 singkapan batubara utama dengan ketebalan sekitar 4 meter
Kemiringan lapisan mencapai ± 74°
Singkapan ini menjadi indikasi awal potensi batubara dengan ketebalan signifikan
Blok 11
Pada tahun 2022 dilakukan:
Pemetaan topografi seluas ± 12,6 Ha
Kegiatan test pit dan trenching pada area singkapan
Ketebalan lapisan batubara yang ditemukan berkisar antara 2,0 – 4,0 meter
Data eksplorasi menunjukkan keberadaan 3 seam utama (LS-1, LS-2, LS-3)
Ketebalan Seam (True Thickness): ± 1,5 – 4,0 meter
Kemiringan Lapisan: ± 60° – 75°
Kode Sampel: LS-21R
Kualitas Batubara (Estimasi):
Total Moisture (TM): ± 10%
Ash: ± 12%
Total Sulfur (TS): ± 0,7 – 1%
Nilai Kalori: ± 6.200 Adb / ± 5.800 Gar
Blok 10–11 diposisikan sebagai area prioritas pengembangan dengan pendekatan bertahap, meliputi:
Validasi lanjutan data geologi dan kualitas batubara
Penyesuaian desain tambang terhadap kondisi struktur yang kompleks
Optimalisasi metode penambangan untuk menjaga efisiensi dan keselamatan
Pendekatan ini memungkinkan PT Batubara Selaras Sapta untuk mengelola risiko geologi secara terukur sekaligus memaksimalkan potensi ekonomi blok.
Ketebalan seam relatif besar dibandingkan beberapa blok lain
Potensi sebagai area produksi awal (trial production)
Mendukung strategi peningkatan produksi bertahap perusahaan
Memberikan tambahan cadangan yang memperkuat portofolio aset tambang BSS